Langsung ke konten utama

Rumus Kehidupan


Jangan anggap kita garis sejajar
Yang tak pernah tau kapan berpotongan
Jangan anggap kita trigonometri
Yang sebagian orang terlalu sulit untuk paham
Jika satu tambah satu adalah pasti
Maka aku, engkau, dan kita adalah sejati
Walau lingkaran terpotong diameter
Dan kubus terpisah diagonal
Biarkan pertemuan beberapa rusuk menghasilakn bangun ruang
Jika badai menerjang dengan sebuah pola
Kita menjelma konsep himpunan menjelaskan suatu masalah
Kita hidup untuk mencari persamaan
Bukan pertidaksamaan yang sebenarnya pengecualian
Jangan berfikir perihal perbedaan
Persegi panjang bahkan takhabis pernah sama panjang, berbeda bukan ?
Perihal hidup itu punya rumus dasar
Yang pasti dan sangat menguras pikiran
Tak ada alasan untuk kita berjauhan
Sebab alasan hanya kalkulasi kehidupan
Aku pernah bilang hidup itu matematika
Kutak mau ganjil untuk sendiri
Ku ingin genap dengan pasangan
Kurasa kubutuh bilangan prima yang mapan
Utama bilangan yang tak mau  di bagi bilangan lain
Bukan bilangan desimal yang tak menghargai nol dibelakang koma
Atau bilangan pecahan yang aku sendiri sulit menghitungnya
Rumus kehidupan memang rumit
Tinggal kita diamkan atau otak atik bersama pikiran
Jika selesai maka nyaman jadinya
Walau gabungan rumus membuat botak sebagian kepala

Inilah tantangan untuk masalah kehidupan 

oleh : rtu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentangmu...

Aku mempersembahkan puisi-puisi cinta untukmu, Kala malam aku bangun menemui mu, hening dengan doa aku pulang kembali menatapmu, Jumenengku adalah keramaianku bersamamu, Karena untuk menemuimu aku bertanya kepada hijau rumput dan besar ciptamu, Menuju alam besar dalam jiwa dan terbang dalam kedalaman sedalam dalamnya. Kubuka mataku dari gelapnya hidup Aku menemukan senja di tengah malam, kegelapan itu memelukku erat. Kekasihmu bercerita kepadaku betapa cinta sangat akbar bersamamu. Dadaku terasa sesak, entah karena aku berharap bias menemui Mu Atau karena keringnya kalbuku dari siraman ketenanaganmu Ku cari dimana sejatinya tempat Mu dan siapakah engkau Ku baca berbagai karangan tentangMu bahkan suatu tulisan yang kauberikan kepadaku namun, nyatanya misteri tentang Mu masih belum ku ungkap Banyak yang menyebut nama Mu tanpa mereka tahu hak...

Alvina : Saya Ingin Belajar Psikologi dengan Bahasa Arab

Alvina Rosyidah Oleh    :Yuni Hadziqoh pada 14 Mei 2017, 11:11 WIB Editor : Wachidatul Zulfiyah MALANG - Pusat Pengembangan Bahasa Arab (PPBA) UIN Malang tahun ini mengadakan lomba debat berbahasa Arab antar kelas A. Lomba yang dimulai sejak Senin (08/05) dan akan berakhir pada Senin depan (15/05) itu diikuti oleh 22 grup perwakilan dari masing-masing kelas, yaitu kelas A1 sampai A6 putri dan A1 sampai A5 putra. Salah satu delegasi dari kelas A2 putri adalah Alvina Rosyida (20), mahasiswi Fakultas Psikologi semester 2. Alvina menjadi salah satu delegasi kelasnya bukan tanpa sebab. Lulusan Gontor 1 ini memang menaruh minat yang besar dalam bidang debat dan sangat menyukai Bahasa Arab. Guna melatih kemampuannya ketika mengikuti event debat, Alvina mengikuti komunitas Psychoworld, yang mana komunitas ini mewadahi para mahasiswa yang berkeinginan untuk belajar debat yang tergabung dalam devisi Psychodebate .   Meski kalah pada putaran pertama, Alvina meng...