Langsung ke konten utama

RICE VS SEREAL, WHO IS BETTER?


So the story, i try to making experiment about food to be exact is breakfast. This I do to know whether cheaper or expensive and whether efective or not, as ussual a student on university have minimum bugdet ( like me ) must be thrifty and save money moreover money for food.
We as indonesians ordinary eating rice all the time, rice of couse cheap but the side dish make it expensive ( depend on you ). Here i’am as indonesians student try do experiment eating sereal for breakfast subtitusion rice, and who more cheaper?
Let me first from rice, as ussual i eating rice in around my rented or in canteen campus the price around 7000-8000 rupiah not include water. So i try to change rice for cereal ( koko kruch ). Absolutely if eating sereal needed milk, so here i using white milk or whatever what you like taste ( ultra milk ).
I have bought koko kruch 500 g and got minion toy for bonus and this very cute, i got this sereal with price 49500 rupiah. I think the price quite ekspensive, but i still feel proper for the taste.
Absolutely don’t forget to buy milk (here i using vanila milk because if with choco milk i fell is like not related (just my opinion) ).
For this milk i got wit the price 17900 rupiah, yahh proper for the price.
Lets take a look at the price and its usefulness or not, for koko kruch the price 49500 rupiah and this sereal can be use 8 time.so 49500 : 8 = 6.817 for more eay assume 6900 rupiah.
And for milk 17900 : 8 = 2237 and asume it for 2300 rupiah.
Why divided by eight? Because the packing is said to be used eight times.
So every morning we issued 6900 + 2300 = 9200. Its look normal but what is that effective?
In fact i say in first, usually i breakfast out money 8000 roupiah and if with sereal must be out 9200 for breakfast. And the conclusions is rice more cheaper than sereal .
And my opinion if i’am eating sereal for breakfast the taste absolutely more tasty than rice but if i’am eating sereal i feel not full so different when i eating rice in the morning. Can feeling like me? Maybe because we asian people?
So the conclusion for me, rice for breakfast is better. Why? When i’am eating rice i felling fuul on my stomatch haha. Thats so different when i eating sereal, i feel not full and the price more expensive.
I know every one have oponion different about breakfast, but i still believes asians people more choosing rice than sereal. Although both have the purpose energy to everyone.
Rizal Firdaus 13-05-18

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rumus Kehidupan

Jangan anggap kita garis sejajar Yang tak pernah tau kapan berpotongan Jangan anggap kita trigonometri Yang sebagian orang terlalu sulit untuk paham Jika satu tambah satu adalah pasti Maka aku, engkau, dan kita adalah sejati Walau lingkaran terpotong diameter Dan kubus terpisah diagonal Biarkan pertemuan beberapa rusuk menghasilakn bangun ruang Jika badai menerjang dengan sebuah pola Kita menjelma konsep himpunan menjelaskan suatu masalah Kita hidup untuk mencari persamaan Bukan pertidaksamaan yang sebenarnya pengecualian Jangan berfikir perihal perbedaan Persegi panjang bahkan tak habis pernah sama panjang, berbeda bukan ? Perihal hidup itu punya rumus dasar Yang pasti dan sangat menguras pikiran Tak ada alasan untuk kita berjauhan Sebab alasan hanya kalkulasi kehidupan Aku pernah bilang hidup itu matematika Kutak mau ganjil untuk sendiri Ku ingin genap dengan pasangan Kurasa kubutuh bilangan prima yang mapan Utama bilangan yang tak ma...

Tentangmu...

Aku mempersembahkan puisi-puisi cinta untukmu, Kala malam aku bangun menemui mu, hening dengan doa aku pulang kembali menatapmu, Jumenengku adalah keramaianku bersamamu, Karena untuk menemuimu aku bertanya kepada hijau rumput dan besar ciptamu, Menuju alam besar dalam jiwa dan terbang dalam kedalaman sedalam dalamnya. Kubuka mataku dari gelapnya hidup Aku menemukan senja di tengah malam, kegelapan itu memelukku erat. Kekasihmu bercerita kepadaku betapa cinta sangat akbar bersamamu. Dadaku terasa sesak, entah karena aku berharap bias menemui Mu Atau karena keringnya kalbuku dari siraman ketenanaganmu Ku cari dimana sejatinya tempat Mu dan siapakah engkau Ku baca berbagai karangan tentangMu bahkan suatu tulisan yang kauberikan kepadaku namun, nyatanya misteri tentang Mu masih belum ku ungkap Banyak yang menyebut nama Mu tanpa mereka tahu hak...

Ikuti Workshop Perfilman Nasional, Husnul Bawa Nama Psychoworld

Foto bersama Rahabi Mandra (Penulis film Mery Riana, Mimpi Sejuta Dolar)                                                                                                                               MALANG ( Rabu, 27 September 2017) - Husnul Khatimah (21), anggota Psychoworld room Psychofilm baru saja mengikuti workshop perfilman tingkat nasional di Bandung yang diadakan pada tanggal 4 sampai 14 September 2017 kemarin. Husnul berangkat dengan membawa nama Psychoworld . Workshop yang diselenggarakan oleh Pusbang Film di bawah naungan Kemendikbud ini memang dihadiri oleh perwakilan komunitas film dari seluruh penjuru tanah air. Akan tetapi,...